PEMKAB SRAGEN MULAI GELAR SIMULASI PEMBELAJARAN TATAP MUKA

SRAGEN - Pemerintah Kabupaten Sragen mulai menggelar simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di 71 sekolah mulai tingkat PAUD/TK-SD-SMP dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sragen dan Kementerian Agama (Kemenag), Senin (29/3/2021).

Hari pertama pelaksanaan simulasi PTM ditinjau langsung oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Plt. Asisten II Simon Nugroho Sri Yudanto, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Suwardi di 6 sekolah Kecamatan Sragen diantaranya, SMP Negeri 1 Sragen, SD Negeri 4 Sragen, TK IT Az-Zahra, MTS Negeri 1 Sragen dan Kecamatan Karangmalang, yakni SD Negeri 1 Puro dan TK SBI Kroyo.

Sementara Wakil Bupati Dedy Endriyatno meninjau sekolah yang ada di Kecamatan Sidoharjo dan Masaran.

Usai meninjau, Bupati Sragen Yuni mengatakan optimis seluruh sekolah di Kabupaten Sragen yang berada di zona hijau bisa menggelar PTM, pada mulai Senin, 5 April 2021 mendatang.

"Berdasarkan hasil pemantauan simulasi PTM hari ini, secara umum cukup. Kita bisa meneruskan ini. Yang paling penting adalah membangun kesadaran baik itu pihak sekolah maupun peserta didik, dan ini sudah terpola dengan baik," ujar Bupati Yuni.

"Simulasi ini sampai tanggal 3 April 2021. Jadi, nanti Insya Allah tanggal 5 April kita mulai pembelajaran tatap muka," imbuhnya.

Meski demikian, Bupati menilai masih ada beberapa kekurangan yang menurutnya bisa segera diperbaiki oleh pihak sekolah. Beberapa kekurangan tersebut mulai dari kelengkapan fasilitas di beberapa sekolah hingga pemberitahuan cara cuci tangan yang benar.

"Pemberitahuan kepada peserta didik untuk membawa bekal sendiri juga perlu ditekankan lagi. Masih ada satu dua yang kurang tapi ini bisa segera kita perbaiki. Secara umum Alhamdulillah kita optimis untuk memulai pembelajaran tatap muka," urainya.

Pemantauan serupa juga dilakukan Pemkab Sragen ke total 71 sekolah yang melakukan simulasi PTM hari ini. Pihaknya optimis sekolah-sekolah di Sragen sudah siap untuk memulai PTM.

"Hari ini Pak Wabup di Kecamatan Sidoharjo dan Masaran, Pak Sekda (memantau PTM) di Kecamatan Gemolong dan Miri, sisanya dipantau para Asisten. Melalui WA saya minta laporan, semua jawab Insya Allah siap," tegasnya.

Bupati menegaskan bahwa PTM akan digelar di seluruh sekolah di Sragen yang berada di zona hijau saja yang diperbolehkan menggelar PTM.

"Semua sekolah (menggelar PTM). Yang masuk zona hijau tentu saja. Tapi saya rasa 96 persen desa di Sragen sudah masuk zona hijau. Kita melihatnya dari desa yang sudah masuk zona hijau," pungkasnya. (Miyos_Diskominfo)