PENUHI KEBUTUHAN OKSIGEN, PEMKAB SRAGEN LAUNCHING INSTALASI GENERATOR OKSIGEN

SRAGEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen kini memiliki instalasi generator oksigen secara mandiri. Hadirnya mesin penghasil oksigen di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen ini guna mengantisipasi lonjakan permintaan oksigen di masa pandemi Covid-19.

Instalasi generator oksigen yang dikerjakan sejak 23 Juli lalu tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Jumat (17/9/2021).

Direktur RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen, dr. Didik Haryanto mengaku RSUD Sragen menjadi rumah sakit pertama di Soloraya yang sudah memiliki generator oksigen secara mandiri.

"Generator oksigen ini bisa menghasilkan 500 liter/menit. Jika dihitung dalam waktu 24 jam atau sehari, bisa menghasilkan (mengisi) 120 tabung besar ukuran 6 meter kubik," jelas Didik.

"Ketika terjadi beban puncak pada saat itu yakni 3.000 meter kubik, kalau hanya disuplai 2.000 meter kubik, berarti masih ada kekurangan 1.000 meter kubik. Ini bisa kita manfaatkan untuk memenuhi kekurangan," paparnya.

Pihaknya menerangkan para pasien positif Covid-19 di ICU biasa membutuhkan 10-15 liter oksigen/menit. Rata-rata satu pasien positif Covid-19 itu menghabiskan sekitar 18 tabung di Ruang ICU. Sementara kebutuhan oksigen pasien positif Covid-19 di luar Ruang ICU rata-rata hanya tiga tabung.

"Ketika liquid sudah menunjukkan angka 500, maka akan jadi masalah bagi pasien di ICU karena ada alat yang butuh tekanan tinggi. Kalau hanya disuplai oleh tabung biasa, tidak akan mampu karena yang dibutuhkan adalah tekanan tinggi. Dengan adanya generator oksigen ini, kebutuhan oksigen bagi pasien bisa terpenuhi," lanjutnya.

Usai meresmikan, Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang juga berlatarbelakang sebagai dokter ini menyampaikan adanya generator oksigen tersebut, RSUD Sragen bisa memenuhi kebutuhan oksigen secara mandiri.

"Alhamdulillah, sekarang Pemkab Sragen dibantu pihak ketiga telah mempunyai instalasi generator oksigen di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Meski angka kasus Covid-19 di Sragen mengalami penurunan, namun ini untuk mengantisipasi jika terjadi kelangkaan oksigen," kata Bupati.

Meski mengalami keterlambatan pengerjaan, menurutnya Oxygen Generator ini tetap penting. Karena RSUD dapat secara mandiri memenuhi kebutuhan oksigen di RS.

"Keterlambatan ini karena beberapa sparepart didatangkan dari luar negeri. Walaupun ini buatan kita buatan Indonesia tapi ada beberapa sparepart yang penting harus didatangkan dari luar negeri," tutupnya. (Miyos_Diskominfo)