SRAGEN AKAN MILIKI MAL PELAYANAN PUBLIK (MPP)

SRAGEN - Pemerintah Kabupaten Sragen akan memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP). Pembangunannya diawali dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Sekda Tatag Prabawanto dan Kepala DPMPTSP Tugiyono, Jumat (11/6/2021).

Lokasi gedung MPP Sragen yang terletak di kawasan Tecnnopark Sragen ini mempunyai luas 2.684 meter persegi. Dan rencana akan dibangun 2 lantai.

Pendirian MPP tersebut sejalan dengan Permenpan RB nomor 23 tahun 2017 tentang penyelenggaraan mal pelayanan publik.

Bupati Sragen Yuni menyampaikan pembangunan MPP ini dibangun dalam dua tahap, pada tahun 2021 dan 2022. Untuk itu pihaknya meminta agar kontraktor pelaksana menyelesaikan pembangunan tepat waktu dan tetap menjaga kualitas proyek.

"Saya minta kontraktor pelaksana menyelesaikan tepat waktu dan kualitas bangunan harus dijaga sesuai spek (spesifikasi)," ujar Bupati

Pihaknya berharap dengan keberadaan
MPP akan memunculkan inovasi dari instansi. Sekaligus mempercepat dan memudahkan kinerja pelayanan.

"Hari ini kita bisa bersama sama menyaksikan groundbreaking pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk Kabupaten Sragen, besar harapan kami dengan adanya MPP ini semua pelayanan untuk masyarakat Sragen bisa dilayanani lebih baik, lebih cepat, dan lebih murah ditempat yang lebih nyaman," terangnya.

Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sragen, Tugiyono mengakui memang sudah banyak pelayanan online, namun tetap dibutuhkan space juga. Karena mindset masyarakat, pelayanan publik itu ada di satu tempat.

"Konsepnya gedung ini dibangun untuk menyatukan seluruh pelayanan di satu tempat," ujar Tugiyono.

Lantai satu dimanfaatkan untuk pelayanan dan lantai II untuk perkantoran dan hall. Di MPP nanti ada 105 pelayanan, seperti yang saat ini sudah dijalankan di Kantor DPMPTSP Sragen.

"Namun nanti setelah gedung selesai akan ditambah lagi dari pelayanan vertikal. Seperti pelayanan SIM dari Polres, pelayanan Imigrasi hingga Perbankan," pungkasnya.

Ditargetkan, pada tahun 2022 mal pelayanan tersebut bisa mulai beroperasional. (Miyos_Diskominfo)