Sragen menjadi salah satu dari 90 Kab/Kota di Indonesia penyelanggara Galadesa Tahun 2017

Sragen - Program Pemerintah dari kementerian pemuda dan olahraga, antara lain gala desa yang bertujuan sebagai ajang untuk mencari bibit atlet diusia dini yang dijadikan atlet profesional yang berasal dari pelosok desa di Indonesia. Kabupaten Sragen merupakan salah satu kabupaten yang ditunjuk  sebagai penyelenggaran Gala desa dari 90 kabupaten / kota di Indonesia oleh kementerian Pemuda dan olahraga. Pembukaan gala desa dilaksanakan di lapangan Desa Sambiduwur, kecamatan Tanon, Sabtu (14/10/2017). Wakil Bupati Dedy Endriyatno  bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan, "Galadesa dilakukan sebagai ajang untuk mencari bibit atlet yang berprestasi dan berpotensi dari anak Kabupaten Sragen untuk dilatih dan dikembangkan menjadi atlet nasional maupun dunia". Peredaran narkoba di Kabupaten Sragen sudah sampai pelosok desa bukan hanya diperkotaan, maka pada kesempatan tersebut Bupati Sragen berpesan yang disampaikan wakil bupati, anak-anak jangan mengkonsumsi obat-obatan terlarang tersebut pemerintah Sragen sudah bekerjasama dengan Polres Sragen untuk memberantas peredaran narkoba tersebut, tidak hanya siswa yang salah tetapi para kepala sekolah harus ikut bertanggungjawab, ujar wakil Bupati Ukirlah prestasi di segala bidang antara  lain bidang olahraga melalui Galadesa ini, supaya menjadi atlet yang berprestasi ditingkat nasional maupun dunia, lanjut wakil bupati. Dalam kesempatan tersebut, asisten deputi pengembangan olahraga tradisional dan layanan khusus dr. Bayu Rahardian, So.Kj. yang mewakili deputi dan Menteri pemuda dan  olahraga, " mengapresiasi yang tinggi kepada pemkab. Sragen yang telah bersedia menjadi salah satu penyelengara program Galadesa" "Program Ayo Olahraga yang didalamnya kita membudayakan olahraga dan olahraga dijadikan gaya hidup, program besar Ayo olahraga Galadesa dan Gowes Nusantara merupakan program nasional gerakan masyarakat hidup sehat yang tujuannya tidak hanya membudayakan olahraga tetapi harus mempunyai nilai-nilai  sebagai pemersatu bangsa", ujar Bayu Rahardian. Dikatakan lebih lanjut, "Galadesa diselenggarakan untuk mencari bibit-bibit atlet dari kabupaten Sragen yang dikembangkan agar menjadi atlet nasional maupun internasional, di Sragen sudah ada atlet nasional antara lain atlet panjat tebing dan panahan". Adapun jenis cabang olahraga yang dipertandingan di ajang Galadesa Kabupaten Sragen ada 6 cabang olahraga, diselenggarakan secara serempak pada tanggal 14 & 15 Oktober 2017  yaitu  Sepakbola  diikuti  16 club diselenggarakan di Lapangan Sambiduwur.  Volly  diikuti 16 club diselenggarakan di desa gabungan, Tanon. Bulutangkis diikuti 46 peserta diselenggarakan di Ds. Karangasem, Tanon. Sepak Takraw  diikuti 16 club diselenggarakan di Ds. katelan, Tangen. Tenis meja diikuti 50 orang diselenggarakan di Sragen kulon, Sragen. Atletik diikuti 60 orang diselenggarakan di Kroyo, Karangmalang. (Humas)